A. Deskripsi Program
Majelis Ya Kafi merupakan forum kajian keilmuan yang diinisiasi oleh Ma’had Al-Jami’ah Universitas Qomaruddin bersama Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin, sebagai bagian dari upaya pengembangan dan pelestarian khazanah intelektual pesantren. Program ini menghadirkan ruang dialog santai namun mendalam yang mempertemukan ulama, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat umum dalam membahas isu-isu keislaman, sosial, dan kontemporer dengan pendekatan ilmiah dan tradisi pesantren.
B. Latar Belakang
Tradisi pesantren menyimpan kekayaan keilmuan yang sangat luas, mulai dari Al-Qur’an, fiqih, hingga pemikiran sosial keagamaan. Namun, dalam perkembangan zaman, diperlukan ruang yang mampu:
- Mengaktualisasikan khazanah klasik ke dalam konteks modern
- Menjembatani tradisi pesantren dengan diskursus akademik
- Menghadirkan kajian yang relevan dengan persoalan masyarakat
Majelis Ya Kafi hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut, dengan tujuan menggali, mendiskusikan, dan mengembangkan warisan keilmuan para muassis Sampurnan secara kontekstual.
C. Tujuan Program
1. Tujuan Umum
Menggali dan mengembangkan khazanah keilmuan pesantren sebagai bagian dari penguatan tradisi intelektual Islam.
2. Tujuan Khusus
- Mengkaji tema-tema keislaman secara kontekstual dan interdisipliner
- Menghubungkan tradisi keilmuan klasik dengan isu kontemporer
- Mendorong partisipasi masyarakat dalam diskursus keilmuan
- Menghasilkan gagasan dan rekomendasi berbasis nilai Islam
D. Karakteristik Program
Majelis Ya Kafi memiliki beberapa karakter:
- Santai namun mendalam dengan format “bincang santai” yang tetap berbasis keilmuan
- Berbasis pesantren yang bersumber dari tradisi dan sanad keilmuan
- Terbuka untuk umum dengan melibatkan masyarakat luas
- Interdisipliner dengan menggabungkan agama, sosial, dan sains
- Kontekstual yang membahas isu nyata di masyarakat
E. Fokus Kajian
Tema kajian Majelis Ya Kafi bersifat dinamis dan berkembang setiap periode. Beberapa contoh tema kajian yang sudah pernah berjalan adalah:
1. Sanad dan Pendidikan Al-Qur’an:
- Sejarah sanad keilmuan Al-Qur’an
- Metodologi pengajaran tahfidz
- Jaringan keilmuan pesantren
2. Fiqih Ekologi & Industri
- Sejarah industri dan dampaknya terhadap lingkungan
- Krisis ekologi di masyarakat
- Perspektif fiqih dan ushul fiqih terhadap lingkungan
3. Kajian Strategis Berbasis Roadmap
Tema dikembangkan secara sistematis melalui:
- Pemetaan masalah sosial dan lingkungan
- Analisis regulasi dan pemangku kepentingan
- Pendekatan fiqih manhaji
- Penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis keadilan ekologis
F. Metode Pelaksanaan
Majelis Ya Kafi menggunakan pendekatan:
- Diskusi publik (talkshow)
- Presentasi narasumber
- Tanya jawab interaktif
- Kajian berbasis riset dan pengalaman lapangan
Kegiatan dilaksanakan secara rutin dengan format bincang santai berbasis tema tertentu. Biasanya menghadirkan:
- Akademisi
- Praktisi
- Tokoh agama
- Peneliti
G. Peserta Program
Majelis Ya Kafi terbuka untuk:
- Mahasiswa
- Dosen
- Santri
- Organisasi kemasyarakatan
- Masyarakat umum
Pendekatan inklusif ini bertujuan mendorong partisipasi publik dalam diskursus keilmuan
H. Output dan Luaran Program
Setiap kegiatan Majelis Ya Kafi menghasilkan output:
- Video dokumentasi (YouTube)
- Foto kegiatan
- Laporan kegiatan
- Notulensi diskusi
Selain itu, juga memberikan dampak berupa:
- Meningkatnya literasi keislaman masyarakat
- Terciptanya ruang dialog antara pesantren dan akademisi
- Lahirnya gagasan keilmuan berbasis konteks lokal
- Kontribusi terhadap isu sosial dan kebijakan publik
I. Keunggulan Program
- Berbasis tradisi pesantren dan sanad keilmuan
- Mengangkat isu aktual dan kontekstual
- Format santai namun berbobot
- Terbuka untuk masyarakat luas
- Menghasilkan output nyata (publikasi & dokumentasi)
J. Dokumentasi & Publikasi
